Kamis, 01 Juni 2017

Puisi angkasa





Oh Rembulan

diam ku berjalan dalam kalbu
petang ku menyinar dalam suara hati
teriakan lantang seorang petir
mengisi kelam ku di malam itu 
oh masih adakah cahaya?
jari jari ku mulai menari
ya menari
menuliskan surat tersirat dalam hati
untuk mu sang rembulan